
Kerinci — MTsN 7 Kerinci terus memperkuat pembiasaan positif di lingkungan madrasah melalui budaya salam sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Kebiasaan sederhana ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan adab, sopan santun, dan sikap saling menghormati kepada peserta didik.
Salam sebelum belajar tidak hanya menjadi rutinitas pembuka pembelajaran, tetapi juga mengandung nilai pendidikan karakter. Melalui kebiasaan tersebut, siswa diajak untuk membangun sikap santun, menghargai guru, serta menciptakan suasana kelas yang lebih nyaman dan penuh kekeluargaan.
Budaya salam juga menjadi pengingat bahwa dalam menuntut ilmu, adab berjalan beriringan dengan ilmu. Pembelajaran di madrasah diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MTsN 7 Kerinci, Hardial, S.Pd.I., M.Pd.I., mendorong agar pembiasaan positif tersebut terus dilaksanakan secara konsisten. Menurutnya, karakter peserta didik dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan secara terus-menerus.
Dengan membudayakan salam, madrasah berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang santun, religius, dan harmonis. Harapannya, kebiasaan mengucapkan salam tidak berhenti di ruang kelas, tetapi menjadi bagian dari sikap siswa ketika berada di rumah maupun di tengah masyarakat.
Melalui pembiasaan kecil yang dilakukan dengan penuh kesadaran, MTsN 7 Kerinci terus menanamkan nilai-nilai kebaikan sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan generasi yang berilmu, beradab, dan berakhlak mulia. #Yn
|
74x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...